Belajar menjadi pengusaha

Standar

Banyak yg menyerah menjadi pengusaha, rontok di tengah jalan. Mgkin faktor utamanya adalah finansial. Finansial juga terkait dengan kebutuhan dan pengeluaran. Saya banyak belajar saat di Totalindo dulu, dan saat ini saya merasakan apa yg dirasa Bos saya dulu.

Namun, dengan banyak belajar dari kegagalan, sabar dan tawakkal kepada Allah insya Allah semua bisa diatasi.

Menjadi karyawan atau pegawai negeri mungkin menjadi pilihan dari banyak orang, karena setiap bulan pasti mendapat gaji. Menjadi pengusaha belum tentu, kadang sebulan atau 5 bulan tidak ada yg gaji, malahan harus memikirkan para karyawan yg harus terus menerima gaji.

Saya masih ingat kakak saya menyemangati, jadilah seperti yg punya pabrik, punya banyam karyawan. Dengan otomatis banyak yg mendoakan kita, karena setiap mereka memohon rizki kepada Allah, Insya Allah kita akan kecipratan.

Semangat.

Media ECT

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s