Rindu berjumpa dan tak ingin cepat berpisah

Standar

20062009(015)Keponakanku senang sekali ketika aku berkunjung ke mereka, sehari dua hari mungkin terasa begitu cepat berlalu ketika aku pamitan kepada mereka untuk pulang. Keponakanku yang satu ketika aku minta bersalaman dengan dia, dia menyodorkan tangannya untuk bersalaman denganku, terlihat raut wajahnya tegar dan terlihat rindu masih merona di wajahnya. Dan keponakanku yang satunya lagi ketika aku menyodorkan tangan untuk bersalaman dengan dia, dia tidak mau untuk bersalaman, terlihat wajah sedih dari raut wajahnya. Ada apakah gerangan, langsung ibunya nyahut, “mungkin dia ga ingin pamannya pergi, dia ingin bersama pamannya terus.” Oh begitu, saya langsung mengerti, tapi apa boleh buat, paman harus segera berangkat karena besok harus bekerja kembali.

Itu mungkin gambaran hati yang sangat polos terhadap sesuatu yang dia rindukan dan disenangi, betapa anak kecil sudah merasakan rindu karena hari-harinya dia lalui begitu bahagia dengan pamannya. Dia tak ingin orang yang bersamanya dalam dua hari itu berlalu dan pergi begitu saja.

Saya merasakan begitu juga dalam bulan puasa ini. Bulan dimana begitu besar pahala yang dijanjikan Allah di dalamnya dan tiba-tiba akan berlalu beberapa hari lagi.

Ketika bulan puasa ini akan datang, aku sangat merindukannya dan ingin cepat-cepat berjumpa dengannya. Tapi ketika dia akan berlalu hati ini sedih dan merasa masih ingin terus bersamanya. Ingin rasanya berlama-lama dengan dia, tapi apa boleh dikata, bulan terus berjalan dan berganti sampai suatu saat akan bertemu lagi dengan saya dan manusia lainnya.

Tapi ada yang mengganjal dalam hati ini, ketika aku bersamanya, apakah aku sudah memaksimalkan diri ini untuk benar-benar memanfaatkan dan berbahagia dengan segala ibadah-ibadah yang mendatangkan banyak pahala, ampunan dan keberkahan di bulan ini.

Aku merasa ada yang kurang dan kurang memanfaatkan bulan penuh berkah ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s