8 Nasehat dokter untuk kita

Standar

Pertama, kita tidak dapat membatasi porsi makanan yang harus dikonsumsi masing-masing orang, karena memang dari sudut kesehatan, kesiapan menerima makanan dan kemampuan mencerna umat manusia berbeda-beda satu dengan yang lainnya. Dan untuk jenis makanan, masih mungkin bagi kita untuk membatasinya, karena semua makanan itu memang mencakup unsur-unsur albumin, lemak, tepung, garam dan vitamin.

  1. Albumin berasal dari apa yang dikonsumsi tubuh, yang bisa membantu dan mengganti unsur-unsur yang hilang dalam tubuh. Unsur ini terdapat di dalam daging, ikan, telur, susu, dan lainnya.
  2. Lemak bisa memberi kehangatan pada tubuh serta semangat untuk bekerja dan bergerak. Lemak terdapat di dalam susu, krim, kuning telur, minyak ikan dan lain-lain.
  3. Amilase. Zat ini membantu mempertahankan panas tubuh. Zat ini terdapat dalam roti, nasi, tepung, dan seterusnya. Juga terdapat pada makanan yang manis-manis, seperti gula, madu, dan minum-minuman.
  4. Sementara beberapa jenis garam yang dibutuhkan tubuh seperti besi, kalsium, dan yang lainnya.
  5. Vitamin, yaitu zat-zat penting, dimana kekurangan zat ini bisa menyebabkan timbulnya beberapa penyakit. Zat ini terdapat di dalam sayur-sayuran segar dan juga buah-buahan.

Kedua, Apabila waktu makan sudah tiba, sementara seorang muslim belum berselera untuk makan, atau perutnya masih terasa penuh dan begah, maka hendaklah dia berusaha untuk tidak makan.

Ketiga, Dianjurkan supaya  pada saat makan, dada benar-benar dalam keadaan lapang dan lega, dan pikiran benar-benar tenang.

Keempat, Rasulalloh melarang memasukkan makanan pada makanan. Maksudnya, tidak makan buah-buahan, kecuali setelah dua jam dari waktu makan berat.

Kelima, Tidak mengkonsumsi makanan apapun antara waktu makan berat yang satu dengan makanan berat berikutnya, kecuali buah-buahan, itu pun minimal setelah dua jam.

Keenam, Meminum satu sendok madu setelah dilarutkan dalam air yang tidak dingin dan diaduk dengan baik. Hal itu sebagai upaya mengamalkan Sabda Rasulalloh SAW “Hendaklah kalian meminum madu”.
Telah ditegaskan bahwa mencampur madu ke dalam air akan membuat molekul-molekul air yang tersusun berantai, menjadi susunan molekul-molekul madu.

Ketujuh, rutin meminum satu sendok minyak zaitun ditambah dua tetes cuka yang diaduk dengan salathah(jenis makanan yang dibuat dari sayur-sayuran dan diberi asam (semacam asinan), biasanya dimakan bersama makanan pokok), untuk kemudian airnya diminum.

Kedelapan, Menjaga berat badan, dimungkinkan mengganti satu porsi makan pokok dengan susu yang dicampur dengan tujuh butir kurma ajwa (kurma madinah)

Sumber : buku Pola Makan Rasulalloh hal 75-76.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s