Cinta adalah ketulusan yang paling dalam

Standar

Cinta (Love: English, Hubbun:Arabic) adalah kata yang begitu sangat berarti bagi kelangsungan hidup di bumi dan kelancaran sistem universal dari alam ini. Bumi, langit, dan seisinya tercipta dengan cinta dari Allah, alam ini seimbang, diantara galaksi-galaksi, tata surya, dan planet-planet tidak ada yang mengeluh karena capek berputar atau bekerja. Semua cinta kepada apa yang diperintahkan oleh sang Pencipta. Merasa tenteram, bahagia, dan sejahtera.

Begitu juga dengan Manusia maupun hewan dan tumbuhan. Semuanya hadir dan berkembang biak karena rasa cinta antara bapak dan ibu, antara Induk Jantan dan betina, dan antara Serbuk Sari dengan putik.

Cinta merupakan ketulusan yang paling dalam, cinta tidak pernah dipaksakan atau minta dimengerti atau dipuji. Dia berjalan tulus murni, bahagia dan tenteram. Contohlah Tuhan kita, Allah SWT yang tidak pernah memaksakan kehendak-Nya kepada makhluk-Nya, Dia memberikan rezeki rata untuk semua makhluk-Nya. Dia tidak pernah minta imbalan ataupun pujian.

Tapi seyogyanya, kita sebagai makhluk-Nya harus punya cinta dan berusaha agar cinta kita itu seperti cinta Allah SWT. Berterima kasih kepada Allah yang telah mencinta kita dengan memuji dan menjalankan perintah-Nya sebagai rasa terima kasih dan cinta kita kepada-Nya.

Cinta itu lebih atas derajatnya dibandingkan dengan ikhlas, kalo sudah cinta pasti sudah ikhlas.

One response »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s