Arsip untuk Kategori 'Happiness'

Berpikir Positif

PositiveThinkingAda sebuah cerita di sebuah Rumah sakit jiwa ada 2 orang pasien yang sering bersama, namanya mabel dan doni , pada suatu ketika si mabel terjatuh ke kolam dan mangap-mangap karena dia tidak bisa berenang. Dan pada saat itu si doni melihat mabel yang tenggelam langsung saja nyebur ke kolam dan menolong si mabel untuk naik ke atas kolam.

Pada keesokan harinya si doni dipanggil oleh dokter di rumah sakit jiwa tersebut. Pak dokter mengatakan kepada doni “mulai besok kamu sudah boleh keluar dari rumah sakit jiwa ini, karena saya melihat kamu sudah waras. Akan tetapi yang saya sayangkan si mabel mati karena gantung diri”. Dengan percaya dirinya doni mengatakan kepada dokternya “Oh itu pak dokter, saya yang menggantung mabel”….

Mungkin dari cerita diatas kita dapat menyimpulkan bahwa, pak dokter berfikir positif terhadap tindakan warasnya si doni yang menolong mabel, dan pak dokter berfikir karena sebab itu si doni sudah waras.

Berfikir positif  sangat dianjurkan, karena dengan berfikir positif otak akan merasa ringan dan tenteram. Akan tetapi berfikir positif saja belum cukup, haru diiringi dengan tindakan positif, kebiasaan yang positif dan tujuan yang positif.

Islam juga mengajarkan kita untuk selalu berbaik sangka/berfikir positif dan semaksimal mungkin untuk menjauhi buruk sangka/berfikir yang negatif.

Caleg

caleg

Mumpung lagi masanye kampanye.. Aye ikutan kampanye ye…
Pilih-pilih..  mewakili daerah yang tak berpenghuni sebagai calon DPD yang akan duduk di Gedung DPR-RI Senayan.

Visi dan Misi : Memproduksi Calon Penduduk yang akan sehat, cerdas, dan lucu-lucu. Pasti di senayan nanti banyak yang siap mendampingi untuk mencetak penduduk-penduduk baru itu. Asal duit banyak………

Yakin dech, dalam 5 tahun masa jabatan akan melahirkan 100 lebih penduduk.

Coblos Yeeee…. !!

Apa itu kebahagiaan?

Ada cukup banyak orang yang memberikan pengertian kebahagiaan. Aristoteles pernah berkata, happiness depends upon ourselves. Sementara itu, Helen Keler menghubungkan kebahagiaan dengan pencapaian sebuah tujuan mulia dalam hidup dan bukan pemenuhan dari keinginan, many persons have a wrong idea of what constitutes true happiness. It is not attained through self-gratification but through fidelity to a worthy purpose.

Dari kajian biologi, kebahagiaan bisa dilihat dari bagian otak yang menghasilkan hormon tertentu (dopamin) yang berpengaruh terhadap gairah dan perasaan – peraan lain yang terkait dengan kesenangan. Dari kajian Agama atau spiritual, sebuah riset ekstensif yang dilakukan Gallup menemukan orang-orang yang komit secara spiritual ternyata dua kali lebih bahagia daripada orang-orang yang kurang komit. Orang-orang yang spiritualnya tinggi juga diramalkan memiliki resiko lebih rendah untuk terkena depresi, narkoba, usaha bunuh diri, dan lebih puas dengan keberadaan dan hidupnya.

 Mengapa Manusia Perlu Bahagia?

Menurut Aristoteles, ikan harusnya bahagia karena berenang, burung harus bahagia karena terbang, maka segala kemampuan unik yang dimiliki manusia akan membawakan kepada kebahagiaan. Hanya manusia yang mampu duduk dan melakukan kontemplasi terhadap realitas yang ada, membangun relasi sosial hingga tingkat politis.

Apa yang membuat seseorang bahagia?

Kapan terakhir Anda bahagia?Kemarin?Minggu Lalu?Bulan Lalu?Tidak ingat?Siapa atau apa yang membuat Anda bahagia?

Dalam bukunya Being HAppy: A Hand book to Greater Confidence and Security, Andrew Matthes menyatakan bahwa yang menentukan kebahagiaan kita bukanlah apa yang terjadi pada kita, melainkan bagaimana reaksi kita terhadap hal-hal yang terjadi pada kehidupan kita. Kita juga bertanggung  atas kebahagiaan itu sendiri.

Untuk bahagia, kata Andrew, Fokuskan pikiran kita pad apikiran-pikiran bahagia. Kita adalah pengendali pikiran kita sendiri.

Apa Rumus Kebahagiaan?

Kebahagiaan merupakan fungsi dari rasa kecukupan dan rasa syukur. Bayangkan bila Anda senantiasa merasa cukup dengan segala sesuatu yang Anda miliki dan penuh syukur atas segala hal yang terjadi pada Anda. Anda adalah orang yang berbahagia di muka bumi ini.

Kemampuan untuk memiliki rasa kecukupan dan rasa syukur hanya bisa lahir dari kecakapan hidup ibadah seseorang. Kebahagiaan bukanlah sebuah kondisi ideal yang dapat dicapai jika tidak disertai rasa cukup dan rasa syukur.

Sumber : Media-Indonesia


Visitor

Statistik Blog

  • 155,095 hits
Watch videos at Vodpod and other videos from this collection.
Bloggers & Blogging Blogs - BlogCatalog Blog Directory

Foto-foto Flickr

DSC_0010

DSC_0050

DSC_0049

DSC_0038

DSC_0036

More Photos
Fahrur Rozi's Facebook profile