Arsip untuk September, 2009

Manfaat Kurma Bagi Kesehatan

buah_kurma1Kurma (Phoenix dactylifera) adalah sejenis tanaman palma yang banyak ditanam di Timur Tengah dan Afrika Utara karena buahnya dapat dimakan. Karena sejarah pembudidayaannya untuk diambil buahnya sudah lama sekali, asal-usulnya yang pasti tidak lagi diketahui, namun kemungkinan besar pohon ini berasal di oasis padang pasir di Afrika utara, dan barangkali juga di Asia barat daya. Pohonnya berukuran sedang, tingginya sekitar 15-25 meter, seringkali tumbuh bergerombol dengan beberapa batang pohon yang muncul dari satu akar yang sama, namun bisa juga tumbuh sendiri-sendiri.

Berikut beberapa manfaat dari Buah Kurma :

  1. Satu butir kurma kaya akan energi dalam bentuk hidrat arang (6,1 g), serat, potasium (54,3 mg), dan cukup zat besi. Kurma5
  2. Satu dua butir kurma sudah cukup mengganti energi yang berkurang saat puasa. Berdasarkan Data Primer Penelitian Puasa dan Kesehatan 1994 (Puasa dan Kesehatan, Dr.dr.H. Wahjoetomo), perubahan kadar gula darah sebelum dan saat berpuasa relatif kecil (tidak bermakna)
  3. Potasium bermanfaat mengatasi kelelahan otot, juga menurunkan tekanan darah tinggi dan risiko stroke.
  4. Seratnya baik untuk mengatasi sembelit.
  5. Tekstur serat pada kurma cukup halus, aman untuk lambung sensitif atau radang usus.
  6. Kombinasi zat besi dan hidrat arang baik bagi penderita anemia dan lesu kronis.
  7. Ruthab (kurma basah) mencegah terjadi pendarahan bagi perempuan-perempuan ketika melahirkan dan mempercepat proses pengembalian posisi rahim seperti sedia kala sebelum waktu hamil yang berikutnya [4]. Hal ini karena dalam kurma segar terkandung hormon yang menyerupai hormon oxytocine yang dapat membantu proses kalahiran. Hormon oxytocine adalah hormon yang salah satu fungsinya membantu ketika wanita atau pun hewan betina melahirkan dan menyusui.
  8. Buah kurma, baik tamr maupun ruthab dapat menenangkan sel-sel saraf melalui pengaruhnya terhadap kelenjar gondok. Oleh karena itu, para dokter menganjurkan untuk memberikan beberapa buah kurma di pagi hari kepada anak-anak dan orang yang lanjut usia, agar kondisi kejiwaannya lebih baik.
  9. Buah kurma yang direbus dapat memperlancar saluran kencing.Kurma sangat dianjurkan sebagai hidangan untuk berbuka puasa. Ada hal yang sudah ditetapkan dalam bidang kedokteran bahwa gula dan air merupakan zat yang pertama kali dibutuhkan orang berpuasa setelah melalui masa menahan makan dan minum. Berkurangnya glukosa (zat gula) pada tubuh dapat mengakibatkan penyempitan dada dan gangguan pada tulang-tulang. Dilain pihak, berkurangnya air dapat melemahkan dan mengurangi daya tahan tubuh. Hal ini berbeda dengan orang berpuasa yang langsung mengisi perutnya dengan makanan dan minuman ketika berbuka. Padahal ia membutuhkan tiga jam atau lebih agar pencernaannya dapat menyerap zat gula tersebut. Oleh karena itu, orang yang menyantap makanan dan minuman ketika berbuka puasa tetap dapat merasakan fenomena kelemahan dan gangguan-ganguan jasmani akibat kekurang zat gula dan air.kurma1
  10. Buah kurma dapat mencegah stroke
  11. Buah kurma kaya dengan zat garam mineral yang menetralisasi asam, seperti Kalsium dan Potasium. Buah kurma adalah makanan terbaik untuk menetralisasi zat asam yang ada pada perut karena meninggalkan sisa yang mampu menetralisasi asam setelah dikunyah dan dicerna yang timbul akibat mengkonsumsi protein seperti ikan dan telur.
  12. Buah kurma mengandung vitamin A yang baik dimana ia dapat memelihara kelembaban dan kejelian mata, menguatkan penglihatan, pertumbuhan tulang, metabolisme lemak, kekebalan terhadap infeksi, kesehatan kulit serta menenangkan sel-sel saraf.

Diambil dari berbagai sumber.

Rindu berjumpa dan tak ingin cepat berpisah

20062009(015)Keponakanku senang sekali ketika aku berkunjung ke mereka, sehari dua hari mungkin terasa begitu cepat berlalu ketika aku pamitan kepada mereka untuk pulang. Keponakanku yang satu ketika aku minta bersalaman dengan dia, dia menyodorkan tangannya untuk bersalaman denganku, terlihat raut wajahnya tegar dan terlihat rindu masih merona di wajahnya. Dan keponakanku yang satunya lagi ketika aku menyodorkan tangan untuk bersalaman dengan dia, dia tidak mau untuk bersalaman, terlihat wajah sedih dari raut wajahnya. Ada apakah gerangan, langsung ibunya nyahut, “mungkin dia ga ingin pamannya pergi, dia ingin bersama pamannya terus.” Oh begitu, saya langsung mengerti, tapi apa boleh buat, paman harus segera berangkat karena besok harus bekerja kembali.

Itu mungkin gambaran hati yang sangat polos terhadap sesuatu yang dia rindukan dan disenangi, betapa anak kecil sudah merasakan rindu karena hari-harinya dia lalui begitu bahagia dengan pamannya. Dia tak ingin orang yang bersamanya dalam dua hari itu berlalu dan pergi begitu saja.

Saya merasakan begitu juga dalam bulan puasa ini. Bulan dimana begitu besar pahala yang dijanjikan Allah di dalamnya dan tiba-tiba akan berlalu beberapa hari lagi.

Ketika bulan puasa ini akan datang, aku sangat merindukannya dan ingin cepat-cepat berjumpa dengannya. Tapi ketika dia akan berlalu hati ini sedih dan merasa masih ingin terus bersamanya. Ingin rasanya berlama-lama dengan dia, tapi apa boleh dikata, bulan terus berjalan dan berganti sampai suatu saat akan bertemu lagi dengan saya dan manusia lainnya.

Tapi ada yang mengganjal dalam hati ini, ketika aku bersamanya, apakah aku sudah memaksimalkan diri ini untuk benar-benar memanfaatkan dan berbahagia dengan segala ibadah-ibadah yang mendatangkan banyak pahala, ampunan dan keberkahan di bulan ini.

Aku merasa ada yang kurang dan kurang memanfaatkan bulan penuh berkah ini.

Berpikir Positif

PositiveThinkingAda sebuah cerita di sebuah Rumah sakit jiwa ada 2 orang pasien yang sering bersama, namanya mabel dan doni , pada suatu ketika si mabel terjatuh ke kolam dan mangap-mangap karena dia tidak bisa berenang. Dan pada saat itu si doni melihat mabel yang tenggelam langsung saja nyebur ke kolam dan menolong si mabel untuk naik ke atas kolam.

Pada keesokan harinya si doni dipanggil oleh dokter di rumah sakit jiwa tersebut. Pak dokter mengatakan kepada doni “mulai besok kamu sudah boleh keluar dari rumah sakit jiwa ini, karena saya melihat kamu sudah waras. Akan tetapi yang saya sayangkan si mabel mati karena gantung diri”. Dengan percaya dirinya doni mengatakan kepada dokternya “Oh itu pak dokter, saya yang menggantung mabel”….

Mungkin dari cerita diatas kita dapat menyimpulkan bahwa, pak dokter berfikir positif terhadap tindakan warasnya si doni yang menolong mabel, dan pak dokter berfikir karena sebab itu si doni sudah waras.

Berfikir positif  sangat dianjurkan, karena dengan berfikir positif otak akan merasa ringan dan tenteram. Akan tetapi berfikir positif saja belum cukup, haru diiringi dengan tindakan positif, kebiasaan yang positif dan tujuan yang positif.

Islam juga mengajarkan kita untuk selalu berbaik sangka/berfikir positif dan semaksimal mungkin untuk menjauhi buruk sangka/berfikir yang negatif.


Visitor

Statistik Blog

  • 165,979 hits
Watch videos at Vodpod and other videos from this collection.
Bloggers & Blogging Blogs - BlogCatalog Blog Directory

Foto-foto Flickr

DSC_0010

DSC_0050

DSC_0049

DSC_0038

DSC_0036

More Photos
Fahrur Rozi's Facebook profile